Apakah Ketakutan Akan Neraka Memperbudak Anda?

Kita semua bisa merasa seperti budak dalam keadaan kita. Mungkin pekerjaannya atau pacarnya atau hutangnya memperbudak Anda. Mungkin Anda belum pernah pikir demikian, tapi ketakutan akan neraka memperbudak manusia juga.

Apakah ketakutan akan neraka memperbudak Anda? Adakah cara bisa terlepas dari ketakutan ini? Sebenarnya, ada satu cara agar dilepaskan dari semua ketakutan. Silakan nonton video di bawah lalu menjawab tiga pertanyaan yang disediakan.

FOKUS PERTANYAAN UNTUK DIJAWAB PENONTON

Staf Takut Neraka berharap Penonton hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah Saudara merasa seperti budak karena sering merasa takut? Mengapa?
  2. Bagaimana pendapat Saudara akan Qs 2:167 bahwa amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka dan mereka tidak akan keluar dari api neraka?
  3. Menurut Saudara, apakah Isa Al-Masih mampu membebaskan Saudara dari ketakutan akan neraka? Mengapa?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.

TINGGALKAN KOMENTAR


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  3. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  4. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  5. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan hubungi kami.

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

2
Meninggalkan Komentar

1000
1 Comment threads
1 Thread replies
1 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
  Subscribe  
Beritahulah
Gandhi Waluyan

~
Jawaban pertanyaan #3 “Apakah Isa Al-Masih mampu membebaskan dari neraka?”

Jawaban saya tidak!

Saya berpendapat seperti ini karena pernah membaca kitab Yohanes 17. Dalam konteks itu Yesus berdoa kepada Bapa untuk keselamatan murid-murid-Nya agar tidak masuk neraka. Yesus juga berdoa agar Ia dimuliakan.

Kesimpulannya, jika Yesus masih berdoa kepada Allah, artinya Yesus tidak punya kuasa apa-apa. Kalau Yesus masih minta dimuliakan, artinya Yesus tidak mulia. Bahkan dalam ayat lain Yesus tidak bisa menjamin apakah muridn-Na bisa berada di sorga bersama Yesus duduk di kanan atau kiri-Nya. Karena katanya itu wewenang dan kuasa Allah.

tn-komentar1

~
Sdr. Gandhi,

Yohanes 17 berbicara mengenai hubungan Yesus dan Allah Bapa. Dan bagaimana Allah Bapa mengutus Firman-Nya (Yesus) ke dunia dalam wujud manusia untuk memberi hidup kekal bagi manusia berdosa.

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus” (ayat 3).

Memang benar Yesus meminta agar Allah memuliakan Dia, tapi bukan berarti sebelumnya Yesus tidak memiliki kemuliaan itu.

“Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku [Yesus] pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada” (ayat 5).

Sebelum dunia ada, Yesus sudah memiliki kemuliaan itu di hadirat Allah. Inilah salah satu bukti bahwa Yesus kekal adanya. Siapakah Yesus sehingga Dia bersifat kekal?

Karena Yesus adalah Firman Allah (Kalimatullah) maka Ia adalah sama dengan Allah. Itulah sebabnya Yesus mampu membebaskan seseorang dari neraka.
~
Staff TN