Bagaimana Cara Menghindari Shirath

Kami minta Anda membayangkan akhirat sebentar.

Anda berdiri di dataran Mahsyar memandang Jahanam dan Jembatan Shirath (As-Sirat). Anda harus menyeberangi jembatan itu untuk menghindari Jahanam. Menurut ajaran Islam, As-Sirat lebih halus dari rambut, lebih tajam dari pedang (dapat membelah telapak kaki), lebih panas dari bara api dan licin sekali.

Apakah amalan bisa menyelamatkan Anda agar bisa menghindari Shirath? Adakah cara lain untuk masuk sorga dengan selamat? Sebenarnya, ada. Silakan nonton video di bawah untuk belajar bagaimana bisa menghindari Shirath dan masuk sorga!

 

FOKUS PERTANYAAN UNTUK DIJAWAB PENONTON

Staf Takut Neraka berharap Penonton hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apa yang Saudara akan lakukan untuk menyeberangi Shirath dengan selamat?
  2. Menurut Saudara, mengapa sangat susah, hampir mustahil, untuk menyeberangi Shirath dan masuk sorga menurut ajaran Islam?
  3. Saudara ada dua pilihan – coba masuk sorga melalui Shirath atau percaya kepada Isa Al-Masih. Saudara ingin pilih yang mana?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.

TINGGALKAN KOMENTAR


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  3. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  4. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  5. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan hubungi kami.

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

6
Meninggalkan Komentar

1000
3 Comment threads
3 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
4 Comment authors
  Subscribe  
Beritahulah
Gandhi Waluyan

~
Mengikuti Yesus tidak akan melalui Siradj. Namun langsung masuk neraka jahanam. Bagaimana mungkin bisa masuk sorga dengan menjadikan manusia sebagai Tuhan? Percayalah dengan menghindari aturan Islam, bukan berarti hukum Allah, hukum Taurat hilang begitu saja.

Al-Quran itu menjabarkan ajaran Perjanjian Lama, dimana dalam Taurat ada 10 Perintah Allah. Jika perintah-perintah awal itu dilanggar, yaitu menjadikan makhluk sebagai Allah yang lain, tempatnya adalah di neraka yang paling panas dan kekal di dalamnya.

Mempercaya manusia lemah sebagai Allah, apapun bentuk alasannya adalah sama saja membuka pintu neraka yang paling panas. Mengajak orang lain untuk mempercayai manusia sebagai Allah dan karenanya akan terbebas dari neraka adalah penipuan yang kejam. Sama seperti travel umroh abal-abal yang menjanjikan biaya murah, tapi tidak pernah diberangkatkan Sadarlah bahwa untuk memperoleh kebahagian di dunia dan di akhirat tidak semudah hanya percaya.

tn-komentar1

~
Saya setuju dengan Anda. Mengikuti manusia jelas tidak bisa masuk sorga. Bahkan Al-Quran mengatakan “orang berdosa tidak dapat menjamin dosa seseorang.”

Sebelum Anda mengambil kesimpulan bahwa mengikut Yesus langsung masuk ke neraka jahanam, bagaimana bila Anda terlebih dahulu mempelajari siapakah Yesus itu sebenarnya?

Yesus atau Isa Al-Masih bukanlah seorang nabi biasa. Isa adalah Kalimatullah yang berinkarnasi menjadi manusia lewat proses dilahirkan oleh seorang perawan. Adanya proses kelahiran ini membuat Muslim berpandangan bahwa Isa hanya seorang manusia biasa.

Inilah salah satu bukti pengakuan Isa bahwa Ia adalah Kalimatullah yang kekal adanya; “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir” (Kitab Wahyu 22:13).

Jika Anda punya pertanyaan lain sehubungan dengan ke-Ilahian Isa, Anda dapat mengemail kami di: staff@takutneraka.com
~
Staff TN

Arief Hidayat

~
Saudara ada dua pilihan – coba masuk sorga melalui Shirath atau percaya kepada Isa Al-Masih. Saudara ingin pilih yang mana? Sebab bagiku hidup adalah Al-Masih dan mati adalah keuntungan.

tn-komentar1

~
Anda memiliki pemikiran yang baik. Pernyataan ini mendorong seseorang untuk membuat pilihan yang benar dan tepat. Kami berharap setiap orang membuat keputusan yang tepat dan benar. Terimakasih.
~
Staff TN

Arka

~
Keyakinan menurut dua agama yang berbeda tentu tidaklah bisa digabung, karena dua agama ini sudah berbeda keyakinan tentang jembatan sirath yang merupakan jalan menuju surga. Pada kitab Al-Quran dahulu dijelaskan bahwa semua kitab (Taurat, Zabur, Injil, Al-Quran) isinya sama dan tidak ada perbedaan dalam pernyataan isi dari semua kitab tersebut, tetapi karena diubah oleh orang-orang isinya menjadi berbeda pernyataannya sedangkan dahulu Injil hanya mengajarkan iman kepada Allah dan rasulnya (Tauhid) tapi sekarang mengajarkan hukum Trinitas (bapaallah, bapaanak, rohkudus) sedangkan Islam hanya beriman kepada yang satu yaitu allah SWT.

Bismillahirrahmanirrahiim.
Qul huwallahu ahad (Katakanlah (Muhammad),”Dialah Allah,Yang Maha Esa. (Q.S.AL-IKHLAS:1)

tn-komentar1

~
Arka,

Anda memberikan pernyataan yang menarik. Saya setuju bahwa dua agama ini berbeda. Tetapi Taurat, Zabur, dan Injil tidak pernah sama dengan Al-Quran. Kami meragukan Anda telah membaca ketiga kitab tersebut dan membandingkannya dengan Al-Quran. Sebab Injil menjelaskan bagaimana manusia terhindar dari neraka. Bagaimana dengan Al-Quran? Apakah Al-Quran menyediakan jalan pasti terhindar dari shirat? Tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran?
~
Staff TN