Cara Muslim Menghindari Pintu Neraka

Apakah Anda pernah merasa takut ketika masuk ke salah satu pintu?

Mungkin Anda sudah tahu, tetapi dalam ajaran Islam ada tujuh pintu neraka. Yang pertama adalah Jahanam. Hukuman di sana paling ringan, tetapi masih mengerikan. Yang paling bahwa dan yang paling mengerikan adalah Hawiyah. 

Mungkin Anda tidak akan ke sana, tapi bagaimana dengan yang pertama atau kedua? Bagaimana cara Muslim dapat menghindari pintu neraka? Menurut Kitab Allah, hanya ada satu cara.

 

 

FOKUS PERTANYAAN UNTUK DIJAWAB PENONTON

Staf Takut Neraka berharap Penonton hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah Saudara pernah mempertimbangkan tujuh pintu neraka? Mengapa?
  2. Apakah Saudara akan selamat dari semua pintu neraka ketika meninggal dunia? Bagaimana?
  3. Mengapa Isa Al-Masih satu-satunya jalan untuk menghindari pintu neraka?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.

TINGGALKAN KOMENTAR


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  3. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  4. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  5. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan hubungi kami.

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

2.3 8 votes
Article Rating
Subscribe
Beritahulah
60 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Daniel Sukaryadi
1 tahun yang lalu

~
Hanya satu jalan untuk menuju pintu sorga. Percaya dan terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Injil Yohanes 14:6.

Editor
tn-komentar1
1 tahun yang lalu

~
Terimakasih Sdr. Daniel atas komentar Anda di atas.
~
Staff TN

Gandhi Waluyan
1 tahun yang lalu

~
Kalau saya cermati, sebenarnya yang takut akhirat, yang takut mati dan takut neraka itu Kristen. Karena takutnya itulah maka mereka melalui pembohongan publik menghapus hukum Taurat. Dan mereka anggap dengan tidak mengakui eksistensi Hukum Taurat mereka jadi bebas dari hukuman itu. Mereka tidak sadar Tuhan yang menyampaikan firman dalam Taurat itu adalah Tuhan sejak yang pertama hingga akhir nanti. Seluruh alam semesta ini milik Dia.

Editor
tn-komentar1
11 bulan yang lalu
Reply to  Gandhi Waluyan

~
Gandhi,

Pengikut Isa tidak pernah melakukan pembohongan publik dengan menghapus Taurat. Sebaliknya, pengikut Isa Al-Masih tetap memelihara Taurat karena pengikut Isa Al-Masih tidak takut terhadap akhirat. Adalah kebahagiaan bagi pengikut Isa Al-Masih karena telah menerima keselamatan dari Isa Al-Masih (Yohanes 10:28). Bagaimana dengan Muslim? Bagaimana cara saudara menghindari neraka?
~
Staff TN

Parman
2 bulan yang lalu

~
Berarti dengan masuk Kristen, pasti bakal masuk sorga? Masuk Kristen atau Katolik?

Editor
tn-komentar1
2 bulan yang lalu
Reply to  Parman

~
Parman,

Menarik sekali pertanyaan Anda. Apakah agama dapat menyelamatkan manusia dari neraka? Saya kira tidak. Agama tidak dapat menolong Anda masuk sorga, termasuk Islam dan Kristen. Memeluk agama Kristen atau menjadi pemeluk agama Kristen tidak menjadikan Anda masuk sorga secara otomatis. Itu sebabnya, artikel di atas membahas tentang cara menghindari neraka.

Kalau boleh tahu, bagaimana cara Anda menghindari neraka? Sebab hanya Isa Al-Masih yang dapat menolong Anda lepas dari neraka. Bagaimana menurut Anda?
~
Staff TN

Parman
2 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Kalau menurut saya, supaya lepas dari neraka dengan tidak melakukan dosa. Bagaimana cara Isa Al-Masih menolong umat lepas dari neraka? Apakah dengan menanggung dosa yang sudah diperbuat umatnya?

Editor
tn-komentar1
2 bulan yang lalu
Reply to  Parman

~
Parman,

Saya senang Anda menyatakan bahwa untuk lepas dari neraka adalah tidak melakukan dosa. Apa Anda sadar dengan pernyataan tersebut? Sebab saya yakin Anda adalah manusia yang selalu melakukan dosa, termasuk saya. Saya dan Anda tidak mungkin masuk sorga, kecuali masuk neraka. Syukur kepada Isa Al-Masih yang telah menyelamatkan saya dari neraka dengan mengorbankan diri-Nya. Ini adalah bentuk kasih sayang dan keadilan-Nya.

Kalau boleh tahu, bagaimana dengan Allah SWT? Bagaimana cara Allah SWT menolong Anda lepas dari neraka dan memberikan kepastian masuk sorga? Tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran?
~
Staff TN

Parman
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Menarik. Jadi yang perlu kita lakukan adalah melakukan dosa sebanyak mungkin, dan mengikuti Isa Al-Masih. Tidak perlu kita melakukan kebaikan, karena sudah pasti terbebas dari neraka. Seandainya Tuhan tidak menciptakan sorga dan neraka, apakah kita tetap rela melakukan kebaikan? Apakah untuk melakukan kebaikan, kita harus mengharapkan imbalan?

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Parman

~
Parman,

Menarik sekali keinginan Anda untuk melakukan dosa sebanyak mungkin. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar dari saya. Mengapa Anda ingin melakukan banyak dosa? Bukankah perbuatan dosa bertentangan dengan sifat Allah yang mahasuci? Ini telah menjadi kebenaran umum. Apakah Anda sedang gelisah sehingga Anda ingin berbuat banyak dosa? Apakah Anda telah siap dengan konsekuensi atau akibat yang akan diterima dengan melakukan banyak dosa? Mohon pencerahan.

Oh ya, bagaimana dengan pertanyaan saya yang lalu? Kalau boleh tahu, bagaimana dengan Allah SWT? Bagaimana cara Allah SWT menolong Anda lepas dari neraka dan memberikan kepastian masuk sorga? Tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran?
~
Staff TN

Parman
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Perbuatan dosa itu memang bertentangan dengan perintah Tuhan, tapi tidak apa-apa. Sudah dijamin Isa Al-Masih. Bener tidak? Saya tidak tahu jawaban untuk pertanyaan anda. Kalau anda ingin tahu dengan pertanyaan-pertanyaan itu, kenapa tidak tanyakan ke orang yang lebih berkompeten, ke ustad atau kiai? Anda mohon pencerahan, bukan? Silakan tanya ke yang lebih ahli. Salah alamat kalau tanya ke saya, saya cuma pendosa.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Parman

~
Parman,

Saya berterima kasih untuk kejujuran Anda yang tidak mampu menjawab pertanyaan saya. Memang tidak ada seorang pun yang dapat menjawab pertanyaan itu. Bahkan ustad dan kyai sekalipun. Sebab saya pernah mendatangi seorang ustad yang memiliki latar belakang pendidikan IAIN jurusan perbandingan agama, tetapi tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Setiap orang yang telah diselamatkan diajarkan untuk mengasihi Allah dan sesama. Isa Al-Masih berfirman, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini” (Markus 12:30-31). Berbuat dosa berarti tidak menyayangi Allah dan sesama, bukan?

Kembali ke pertanyaan semula. Mengapa Anda ingin melakukan banyak dosa? Bukankah perbuatan dosa bertentangan dengan sifat Allah yang mahasuci? Ini telah menjadi kebenaran umum. Apakah Anda sedang gelisah sehingga Anda ingin berbuat banyak dosa? Apakah Anda telah siap dengan konsekuensi atau akibat yang akan diterima dengan melakukan banyak dosa? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Elise
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Dengan jelas dia berkata, “Berarti kita hanya tinggal berbuat dosa karena ada Al-Masih yang menanggung” bukan? Tentu sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang sama sekali tidak memperkenankan berbuat dosa. “Syukur kepada Isa Al-Masih yang telah menyelamatkan saya dari neraka dengan mengorbankan diri-Nya. Ini adalah bentuk kasih sayang dan keadilan-Nya.”

Dari pernyataan tersebut, dalam sisi agama Anda dapat dipertanyakan, untuk apa kita berbuat kebaikan? Bukankah Al-Masih akan menanggung dosa kita? Untuk apa kita beribadah? Toh Isa akan menanggung semua dosa kita, bukan? Lalu, dari sisi agama saya, saya mempertanyakan, bagaimana bisa Tuhan masuk neraka?

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Elise

~
Elise,

Informasi yang keliru menghasilkan persepsi dan kesimpulan yang keliru. Isa Al-Masih berfirman, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini” (Markus 12:30-31).

Mengasihi Allah dan sesama tidak akan memiliki niat untuk berbuat dosa. Itu sebabnya, setiap orang yang telah menerima rahmat keselamatan dari Isa Al-Masih selalu berusaha untuk mengasihi Allah dan sesama. Bagaimana dengan Allah SWT? Apakah Allah SWT menjamin Anda pasti masuk sorga? Mengapa demikian?
~
Staff TN

Elise
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Al-Qalam (34). Dan berbagai jenis ayat lainnya dan saya lihat beberapa orang sudah menyebutkan beberapa ayat tentang jaminan surga dan anda masih mempertanyakan ayat tentang penjaminan surga? Anda melewatkan satu pertanyaan saya atau anda menghindarinya? Saya bertanya, bagaimana bisa seorang Tuhan menanggung dosa umatnya hingga akhirnya dia sendiri masuk ke dalam neraka? Bagaimana Tuhan masuk neraka? Menurut saya itu sangat tidak masuk akal.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Elise

~
Elise,

Saya kutip Qs 68:34, “Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa syurga-syurga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.” Menarik sekali ayat ini. Siapakah orang yang bertakwa? Apakah Anda termasuk orang bertakwa? Lebih menarik lagi adalah Qs 19:71-72, “Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.” Ayat ini menegaskan bahwa orang bertakwa masuk neraka. Mengapa Allah SWT memberikan jaminan pasti masuk neraka kepada orang bertakwa?

Isa Al-Masih telah menanggung hukuman Allah untuk manusia di dalam tubuh-Nya. “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib…” (1 Petrus 2:24). Artinya Isa Al-Masih tidak ke neraka. Sebab Isa Al-Masih adalah suci. Mungkinkah Tuhan masuk neraka? Mengapa demikian? Bagaimana pendapat Anda?
~
Staff TN

Rifqi
19 hari yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Caranya biar Isa Al-Masih mau menolong kita tanpa kita perlu memeluk agama, bagaimana?

Editor
tn-komentar1
7 hari yang lalu
Reply to  Rifqi

~
Rifqi,

Pertanyaan yang menarik sekali. Mengapa Anda mau minta tolong pada Isa Al-Masih? Bukankah Anda memercayai Allah SWT? Bukankah seharusnya Anda meminta tolong pada Allah SWT? Apakah Allah SWT tidak dapat menolong Anda sehingga Anda mau meminta tolong pada Isa Al-Masih? Bagaimana? Dapatkah Anda menjelaskan dan berbagi dengan kami?
~
Staff TN

Nayya
2 bulan yang lalu

~
Maaf di sini saya ingin berkomentar. Saya melihat iklan anda karena ayat dari kitab agama saya tercantum di sana. Saya mulai curiga ketika mereka mengucap ‘qa’ itu ‘ka’ dan kecurigaan saya terbukti saat mereka mengucap ‘Allah’. Saya mohon maaf, judul yang anda masukkan dengan materi yang anda cantumkan sangat berlawanan. Bagaimana bisa anda menyimpulkan bahwa Muslim bisa selamat dari neraka, dengan mengikuti kitab agama lain?

Saya satu pendapat dengan komentar sebelum saya yang menerangkan ini adalah “pembohongan publik”. Tolong, jika anda ingin menolong orang, jangan pernah mencampurkan dua kitab. Seperti ketika anda memasukkan ayat Al Qur’an hanya tentang nerakanya saja, lalu mengambil kesimpulan bahwa petunjuknya terdapat pada Injil anda. Anda ingin membuat kami murtad? Saya tidak suka dibohongi seperti ini dengan iklan yang memancing masalah agama saya, sudah pasti yang seagama dengan saya berpikiran sama. Tolong dipikirkan lagi ketika anda semua ingin membuat iklan. Sekian.

Editor
tn-komentar1
2 bulan yang lalu
Reply to  Nayya

~
Nayya,

Saya menghargai pendapat Anda di atas. Saya yakin Anda mengetahui rukun iman Islam. Salah satunya adalah memercayai kitab-kitab. Injil adalah salah satu kitab yang dipercayai oleh Muslim, bukan? Jika kita menelusuri hal ini lebih lanjut, maka Injil telah memberikan jalan keluar bagi manusia agar dapat diselamatkan.

Namun, saya ingin memastikan lebih dulu kepada Anda tentang kepastian masuk sorga dalam Islam. Kalau boleh tahu, apakah Allah SWT memberikan jaminan pasti masuk sorga? Tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Nayya
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Baik sekali anda membalas komen saya. Tentu terdapat rukun iman tentang mempercayai kitab. Juga kami memang mengimani kitab terdahulu. Lalu apakah kami disuruh untuk mengikuti ajarannya? Tidak. Kami hanya dituntut untuk mengimani kitab kitab Allah tanpa harus mengikuti apa yang diajarkan selain dari kitab Al-Quran. Anda bertanya bagaimana Allah menjamin kami masuk surga?

Dari Utsman bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT mengharamkan neraka buat orang yang mengatakan tidak ada Tuhan selain Allah dengan mengharapkan wajhallah”. Kami, Muslim tidak perlu mengikuti apa yang anda sampaikan agar kami dapat terbebas dari neraka. Saya beritahu, tidak satupun manusia luput dari kesalahan. Dan surga hanyalah tempat terkhusus orang yang amat suci. Lalu, mengapa kami harus takut dengan neraka? Kami tidak takut karena dihati kami sudah menanamkan iman yang sangat kuat, lalu neraka pun hanya salah satu langkah penyucian dosa umat umat manusia.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Nayya

~
Nayya,

Saya berterima kasih untuk usaha Anda menjawab pertanyaan saya. Jika memerhatikan sumber yang Anda gunakan, maka Anda merujuk pada pernyataan Utsman. Apakah informasi yang diberikan Utsman valid? Apakah nabi Anda dapat memastikan bahwa Anda masuk sorga? Mengapa Anda menggunakan pernyataan Utsman dan bukan pernyataan Allah SWT? Bukankah yang memberikan sorga adalah Allah SWT? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Nayya
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Sepertinya Anda menjawab tanpa mencari tahu terlebih dahulu. Saya akan jelaskan, meskipun Anda salah karena anda bilang Utsman adalah nabi. Saya pertegas kembali. Kami sudah menanamkan iman yang sangat kuat. Karena nabi ialah utusan-Nya, maka kami berhak mempercayainya. Anda pun tahu rukun iman Islam, bukan? Anda bertanya tentang rukun iman pada saya bukan? Bagaimana bisa Anda hanya menjelaskan rukun iman tentang percaya Injil saja? Saya heran. Saya akan bertanya kembali bagaimana bisa kami tidak mempercayai utusan Allah selagi ia satu jalan dengan kami, umat Islam sedunia? Jawaban anda sangat lucu untuk saya baca. Silahkan Anda telusuri Qs Al-Mulk (28).

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Nayya

~
Nayya,

Saya tidak menyatakan bahwa Utsman adalah nabi. Sebaliknya, saya mempertanyakan pernyataan Anda yang merujuk pada pernyataan Utsman mengutip dari nabi Anda. Itu sebabnya, saya mengajukan pertanyaan tersebut. Apakah informasi yang diberikan Utsman valid? Apakah nabi Anda dapat memastikan bahwa Anda masuk sorga? Mengapa Anda menggunakan pernyataan Utsman dan bukan pernyataan Allah SWT? Bukankah yang memberikan sorga adalah Allah SWT? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Nayya
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Lagi pun untuk apa saya memberi Anda pencerahan. Saya sudah menjelaskan terdapat ayat Allah menjanjikan surga pada surat Al-Mulk anda dapat membaca sekali lagi. Sebenarnya saya malas berdebat dengan orang yang tidak bisa membaca kesalahannya sendiri, seperti membersihkan sampah pada tumpukkan sampah dunia. Saya hanya ingin mengingatkan, perbuatan Anda dalam membuat video itu sangat di luar batas karena dengan seenak hati memberi judul Muslim dan memberi jalan keluar dengan Injil. Seperti, anda sangat takut terhadap agama mayoritas akan mendominasi.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Nayya

~
Nayya,

Ayat yang Anda kutip tersebut tidak menjawab pertanyaan saya. Jika ayat itu menjawab pertanyaan saya, maka saya tidak akan menanyakannya lagi. Bukankah pertanyaan saya sederhana? Lagi pula, saya mengajak mengajak Anda berdiskusi, bukan berdebat. Saya ulang kembali pertanyaannya.

Apakah informasi yang diberikan Utsman valid? Apakah nabi Anda dapat memastikan bahwa Anda masuk sorga? Mengapa Anda menggunakan pernyataan Utsman dan bukan pernyataan Allah SWT? Bukankah yang memberikan sorga adalah Allah SWT? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Hamba Alloh
1 bulan yang lalu
Reply to  Nayya

~
Di awal saja mereka sudah salah fatal menyebutkan neraka jahanam paling ringan. Neraka Jahanam itu neraka paling berat yang penghuninya kekal selamanya dan para kafir ini semua penghuninya. Kalau mau mengecoh Islam, belajar dulu tentang Islam. Semoga kalian berpikir. Tuhan dengan mahluk beda Tuhan adalah Tuhan mahluk adalah mahluk. Tuhan bukan mahluk dan mahluk bukan Tuhan. Prinsip Ketuhanan kalian kacau. Berpikirlah. Semoga kalian dibukakan hidayah melihat kebenaran.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Hamba Alloh

~
Hamba,

Saya telah menemukan kebenaran sesungguhnya, yaitu Isa Al-Masih. Isa Al-Masih berfirman, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6). Itu sebabnya, tidak ada ketakutan akan neraka dalam hati saya. Bagaimana dengan Anda? Apa Anda yakin dan pasti masuk sorga? Dapatkah Anda menyebutkan dasar dimana ditulis dalam Al-Quran bahwa Anda pasti masuk sorga?
~
Staff TN

Islam Santun
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
“Katakanlah (Muhammad), “Tahukah kamu jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersamaku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga), lalu siapa yang dapat melindungi orang-orang kafir dari azab yang pedih?” ( Al-mulk:28). Siapa orang kafir? Yaitu orang-orang yang tidak percaya dengan keesaan Tuhan atau yang mempersekutukan Tuhan yang hanya satu dengan Tuhan yang lain. Yohanes 14:6 itu artinya Yesus adalah jalan (Utusan) menuju Tuhan satu yaitu Allah (Bapa). Yang berarti Yesus adalah utusan.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Islam Santun

~
Islam,

Saya senang Anda mengutip ayat Al-Quran itu. Bagaimana jika ayat itu tidak mengikutsertakan kalimat dalam tanda kurung? Sebab kalimat dalam tanda kurung adalah tambahan para penafsir yang tidak ada dalam bahasa aslinya. Ayat itu akan berbunyi demikian, “Katakanlah, ‘Tahukah kamu jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersamaku atau memberi rahmat kepada kami, lalu siapa yang dapat melindungi orang-orang kafir dari azab yang pedih?'” Bukankah tidak ada jaminan pasti masuk sorga kepada nabi Anda?

Hanya Isa Al-Masih yang dapat menyelamatkan manusia dari neraka. Isa Al-Masih berfirman bahwa Dia adalah jalan dan kebenaran dan kehidupan (Yohanes 14:6). Bukankah hanya Allah yang disebut kebenaran dan memberikan kehidupan kepada manusia? Mengapa seorang utusan dapat disebut kebenaran dan memberikan kehidupan kepada manusia? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Muti
27 hari yang lalu
Reply to  Nayya

~
Sama mbak aneh iklannya. Bawa Al Quran ujung-ujungnya Isa Al-Masih. Kasihan. Begitu putus asakah mencari jemaat. Bawa-bawa agama Islam ujung-ujungnya menawarkan agama Kristen.

Editor
tn-komentar1
7 hari yang lalu
Reply to  Muti

~
Situs ini tidak bertujuan untuk mencari jamaah atau mengedepankan agama tertentu. Sebab agama atau jamaah tidak dapat menyelamatkan manusia dari neraka. Isa Al-Masih yang dapat menyelamatkan manusia dari neraka. Itu sebabnya, tidak ada cara lain agar manusia terhindar dari neraka, kecuali percaya Isa Al-Masih. Tentu setiap orang berhak membuat keputusan bagi dirinya sendiri. Dengan kata lain, hak Anda untuk percaya pada Isa Al-Masih atau tidak. Pertanyaannya, bagaimana Allah SWT akan menolong Anda terhindar dari neraka? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Tumiran
2 bulan yang lalu

~
Sebenernya yang perlu ditanyakan adalah maksud pembuatan video dan blog ini. Anda mengambil judul bagaimana Muslim menghindari pintu neraka. Apakah anda yakin yang anda katakan itu benar? Kenapa harus membahas Muslim? Luruskan niat saja. Berbuatlah yang baik. Tidak usah melakukan sesuatu yang bisa menjadikan masalah baru. Pelajari saja Al Kitab. Pikirkan dalam-dalam. Benarkah itu jalan yang lurus atau masih banyak keraguan yang sebenarnya sampai saat ini tidak ada jawabannya?

Salam

Editor
tn-komentar1
2 bulan yang lalu
Reply to  Tumiran

~
Tumiran,

Tentu saja yang disampaikan dalam artikel di atas adalah tepat. Anda dapat menyelidikinya kembali jika itu tidak tepat. Bahkan saya senang untuk mendiskusikan hal itu dengan Anda bila Anda memiliki pandangan lain. Sebab hanya Isa Al-Masih yang dapat menyelamatkan manusia dari neraka, bukan agama. Itu sebabnya, menyampaikan kebenaran tentang kepastian masuk sorga merupakan bentuk kebaikan.

Saya bertanya kepada Anda. Apakah memberitahukan kebenaran kepastian masuk sorga adalah tindakan kejahatan? Jika saya menjerumuskan Anda ke neraka, maka itu adalah kejahatan? Bagaimana menurut Anda?
~
Staff TN

Jorgen Edwin
2 bulan yang lalu

~
Agama Islam jauh lebih lengkap dari agama Kristen, karena Islam melengkapi ajaran agama sebelumnya, apakah ada hukum tentang warisan, berdagang, perang, hub. suami istri, keajaiban alam, bernegara dalam Kristen? Jadilah Kristen 1000% sesuai dengan Yesus jalankan dengan Islam. Banyak saudara kami yang sudah hijrah dan membuktikannya.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Jorgen Edwin

~
Jorgen,

Memang banyak anggapan dari rekan-rekan Muslim bahwa agama Islam lebih lengkap dari agama Kristen. Tetapi apakah Anda telah membaca Alkitab untuk mengetahui dan membandingkan dengan Al-Quran? Saya menduga bahwa Anda belum pernah membaca Alkitab secara menyeluruh. Dengan kata lain, nampaknya pernyataan Anda masih sebatas asumsi. Namun, saya menghargai hal itu. Jika Anda ingin mengetahui kebenaran sesungguhnya, maka saya bertanya kepada Anda.

Apakah agama Islam dapat menyelamatkan manusia dari neraka? Bagaimana cara Allah SWT untuk menghindarkan Anda dari neraka? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Nurul
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Ini salah satu surah yang terdapat dalam Al-Qur’an membahas tentang surga. Silakan direnungi. Kami percaya Surga dibukakan bagi semua orang yang mau memasukinya, amalan-amalannya jelas tergambarkan di ayat ini. Tapi sungguh saya tegaskan, mengerjakan amal saleh adalah usaha masuk surga bukan sebab masuk surga. “Allah memasukkan siapa saja yang dikehendaki-Nya ke dalam Surga-Nya” (Qs Al – Insan :31). Yang menghendaki masuk Surga hanyalah Rahmat (Kasih sayang) Allah. Oleh sebab itu, tingkat amal shalih tertinggi bukan beramal karena takut neraka, tapi karena ikhlas mengerjakan amal saleh (kebaikan) karena Allah. Semoga bisa membantu jawab pertanyaan Anda.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Nurul

~
Nurul,

Saya menghargai pendapat Anda di atas. Sesungguhnya inti dari pendapat di atas adalah amal saleh. Apakah benar amal saleh bisa membuat Anda masuk sorga? Bukankah Al-Quran pun tidak memberikan jaminan masuk sorga dengan mengerjakan amal saleh? Lagi, Al-Quran menyatakan, “…Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan” (Qs 16:93).

Bukankah ini berarti Allah SWT pun dapat menyesatkan Anda sekalipun Anda telah mengerjakan amal saleh? Bukankah pintu penyesatan pun terbuka bagi Anda? Mengapa Allah SWT menyesatkan umatnya? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Eko Kadarisman
1 bulan yang lalu

~
Ini promosinya Kristen. Promosi seperti ini tidak akan laku di zaman sekarang karena kemudahan untuk melakukan studi komparasi melalui internet sehingga orang dengan mudah mengetahui apa dan bagaimana sebenarnya Kristen itu. Ke-4 kitab Injil kanonik itu saja tidak jelas siapa penulisnya (ini kata para bible scholar sendiri). Matius, Markus, Lukas, Yohanes bukanlah penulisnya, ke-4 nama itu ditambahkan kemudian dan “dianggap” sebagai penulisnya. Pertanyaannya adalah bagaimana bisa kitab yang tidak jelas asal-usulnya ini bisa menyelamatkan manusia dari neraka?

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Eko Kadarisman

~
Eko,

Saya senang dengan zaman ini. Sebab zaman ini memudahkan setiap orang untuk melakukan komparasi. Sehingga tidak ada yang tersembunyi. Namun, inti persoalannya bukan pada data-data dan bukti-bukti yang ada, melainkan pada keberanian. Tidak banyak Muslim yang berani mempelajari Taurat dan Injil secara menyeluruh dan membandingkan dengan Al-Quran. Saya sangat senang bila ada Muslim yang berani melakukan hal itu.

Allah SWT tidak pernah memberikan jalan keluar terhadap persoalan inti manusia, yaitu dosa yang berujung pada neraka. Namun, saya bertanya kepada Anda. Tertulis dimanakah di Al-Quran bahwa Allah SWT memberikan kepastian masuk sorga? Mengapa demikian?
~
Staff TN

Eko Kadarisman
1 bulan yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Intinya, pertanyaan yang tidak dijawab. Pertanyaannya adalah bagaimana bisa kitab yang tidak jelas asal-usulnya ini bisa menyelamatkan manusia dari neraka? Ke-4 kitab Injil kanonik itu saja tidak jelas siapa penulisnya (ini kata para sarjana Alkitab sendiri).

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Eko Kadarisman

~
Eko,

Kitab tidak dapat menyelamatkan manusia. Hanya Isa Al-Masih yang dapat menyelamatkan manusia dari neraka. Saya bertanya kepada Anda sebagai jawaban pertanyaan Anda. Apa dasar Anda menyatakan bahwa keempat Injil kanonik tidak jelas penulisnya? Apa bukti bahwa keempat penulis Injil kanonik itu bukan penulisnya? Dapatkah Anda membuktikannya? Mohon pencerahan.

Bagaimana dengan pertanyaan saya? Tertulis dimanakah di Al-Quran bahwa Allah SWT memberikan kepastian masuk sorga? Mengapa demikian?
~
Staff TN

Zulfi Robbani
1 bulan yang lalu

~
Untukku agamaku, untukmu agamamu. Muslim menghindari neraka dengan cara agamanya sendiri dan Kristen menghindari neraka dengan cara agamanya sendiri.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Zulfi Robbani

~
Zulfi,

Agama seringkali dijadikan alasan untuk menghindari diskusi. Bukankah Allah adalah esa? Artinya ketentuan untuk menghindari neraka berasal dari Allah yang esa. Pertanyaannya, apakah Allah menurunkan agama? Jika Allah menurunkan agama, maka berapa banyak Allah di dunia ini karena agama pun banyak? Sesungguhnya agama tidak memberikan solusi bagaimana menghindari neraka. Hanya Isa Al-Masih yang dapat menolong manusia menghindari neraka. Sebab Isa Al-Masih telah nuzul ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari neraka.

Bagaimana dengan Allah SWT? Apa tindakan konkret Allah SWT untuk menyelamatkan Anda dari neraka? Adakah itu tercatat dalam Al-Quran? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Sakti Cahyadi
1 bulan yang lalu

~
Hanya satu jalan melalui Yesus. Pada saat itu hanya melalui Yesus dan jalan itu dilanjutkan kepada nabi berikutnya atau penghibur berikutnya yang akan datang. Apakah kalian melupakan pesan Yesus bahwa akan datang penghibur pada masa setelah Yesus pergi. Ini menandakan bahwa pesan-Nya belum selesai atau belum sempurna. Pintu itu kemudian dilanjutkan kepada Nabi terakhir Muhammad dan dengan Al-Quran pesan dan pedoman manusia telah disempurnakan sesuai ayat yang diturunkan beberapa hari sebelum Muhammad wafat.

QS. Al Maidah :3, “… Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” Maka pintu terakhir yang menjadi harapan manusia adalah Islam.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Sakti Cahyadi

~
Sakti,

Saya menghargai pendapat Anda di atas. Saya berharap Anda telah membaca Al-Quran secara menyeluruh agar Anda pun tahu bahwa menjelang kematiannya pun nabi Anda berkata, “Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan” (Qs 46:9).

Jika nabi Anda tidak tahu keselamatannya di akhirat, mengapa agama dijadikan cara menghindari neraka? Bukankah pembawa risalah agama Islam adalah nabi Anda? Mohon pencerahan.

Sesungguhnya hanya Isa Al-Masih yang dapat menyelamatkan manusia dari neraka. Isa Al-Masih berfirman, “Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah” (Yohanes 3:16). Bukankah ini kabar gembira?
~
Staff TN

HENDI
1 bulan yang lalu

~
Tahukah kalian siapa penghuni neraka jahanam? Yaitu para kafir dan orang munafik.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  HENDI

~
Hendi,

Saya setuju dengan Anda bahwa orang kafir dan munafik akan masuk neraka. Tetapi siapakah golongan kafir? Bukankah mereka yang tidak memercayai Allah? Saya dan pengikut Isa Al-Masih lainnya memercayai Allah yang esa. Allah yang esa telah nuzul ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari neraka. Itu sebabnya, tidak ada kekuatiran tentang neraka.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda yakin dan pasti masuk sorga? Mengapa? Jika Anda tidak yakin dan pasti masuk sorga, apakah Anda termasuk orang kafir? Bagaimana pendapat Anda?
~
Staff TN

Akhmad furqon
1 bulan yang lalu

~
Tolong di HP aku ini, jangan lagi dimasukkan iklan yang seperti itu.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Akhmad furqon

~
Akhmad,

Sebuah permintaan yang menarik. Saya tidak tahu bagaimana caranya iklan itu sampai ke HP Anda. Saya berharap video itu dapat memberikan pencerahan kepada Anda. Sebab banyak orang yang sedang bergulat tentang kepastian masuk sorga. Bukankah banyak orang yang gelisah tentang nasibnya di akhirat? Bukankah demikian? Bagaimana dengan Anda? Apa Anda tidak gelisah dengan nasib Anda di akhirat? Dapatkah Anda menjelaskan hal ini?
~
Staff TN

Adi Nugrohob
1 bulan yang lalu

~
Astaghfirullah, wa atuubu ilayhi. Kenapa saya dapat iklan seperti ini? Untung saya belajar tauhid. Rada susah murtadkan orang Islam karena tauhid menancap di hati.

Editor
tn-komentar1
1 bulan yang lalu
Reply to  Adi Nugrohob

~
Adi,

Saya senang Anda mempelajari Tauhid. Tauhid adalah konsep Ketuhanan dalam perspektif Islam. Memiliki konsep Tauhid tidak memberikan jaminan masuk sorga kepada Anda dan terhindar dari neraka. Ini adalah fakta yang tak dapat dihindari. Saya bertanya kepada Anda untuk memastikan hal ini. Apakah konsep Tauhid dapat menolong Anda bebas dari neraka? Bagaimana Anda membuktikan hal itu?

Saya yakin Anda gelisah tentang nasib Anda di akhirat. Hanya Isa Al-Masih yang dapat menolong Anda keluar dari neraka. Bagaimana pendapat Anda?
~
Staff TN

Abu Hafidz
29 hari yang lalu

~
TakutNeraka.com adalah cara-cara yang digunakan politisi, BlackCampaign. Apakah memang Alkitab dan Yesus mengajarkan BlackCampaign? Sangat memalukan.

Editor
tn-komentar1
23 hari yang lalu
Reply to  Abu Hafidz

~
Ini bukan website politik atau yang berhubungan dengan politik. Tidak pernah terpikirkan juga untuk membahas politik di sini. Sebab yang paling diinginkan oleh saya adalah Anda mengenal Isa Al-Masih dengan benar. Isa Al-Masih adalah kebenaran. Banyak orang yang tidak mengenal Isa Al-Masih dengan benar sekalipun tahu nama-Nya. Bukankah Anda pun demikian?

Membaca artikel di atas telah amat jelas bahwa situs ini menekankan Isa Al-Masih. Bukankah setiap orang menghendaki dirinya selamat di akhirat. Isa Al-Masih telah memberikan kepastian masuk sorga. Bagaimana dengan Allah SWT? Mengapa Allah SWT memberikan jaminan pasti masuk neraka?
~
Staff TN

Muslim Apologist
22 hari yang lalu

~
Cara pengurutan neraka saja sudah salah. Pakai ambil sumber Al-Qur’an lagi. Kalau Anda percaya sama apa yang disampaikan dalam Al-Qur’an mestinya Anda paham kalau Isa bukan Tuhan. Beliau itu nabi dan rasul Allah SWT. Jangan buat kitab mix. Dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan kalau Isa adalah Nabi dan Rasul bukan Tuhan. Jadi, kalau Anda tidak percaya tidak usah comot-comot ayat dari Al-Qur’an. Cara orang cari uang zaman sekarang ada-ada saja.

Editor
tn-komentar1
7 hari yang lalu

~
Muslim,

Memang benar bahwa Isa Al-Masih adalah nabi menurut Al-Quran. Justru karena Al-Quran menyatakan demikian, maka menjelaskan eksistensi Isa Al-Masih sesungguhnya menjadi sebuah keharusan. Sebab kekeliruan dan tak berani membaca kitab-kitab sebelumnya akan menyesatkan pikiran dan hati Anda. Pertanyaannya, apakah Anda pernah membaca Injil untuk mengetahui siapa Isa Al-Masih sesungguhnya? Bukankah Anda ingin terhindar dari neraka? Bagaimana cara Allah SWT menolong Anda lepas dari neraka? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Muslim Apologist
7 hari yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Poin yang saya maksud adalah Anda menjabarkan tentang neraka dengan mengambil referensi dari Al-Qur’an. Saya jadi bingung, Anda tidak percaya sama Qur’an tapi Anda menjadikan referensi untuk menjelaskan neraka. Anda menjelaskan tingkatan-tingkatan neraka yang disampaikan dalam Al-Qur’an. Artinya Anda percaya dengan semua yang disampaikan dalam Qur’an. Tapi ketika Qur’an bilang Isa adalah seorang nabi, Anda tidak setuju? Kalau tidak setuju tidak usah comot-comot ayat dari Qur’an. Cari saja penjelasan neraka dari kitab Anda.

Editor
tn-komentar1
7 hari yang lalu

~
Muslim,

Saya mengerti maksud Anda. Terima kasih untuk itu. Menjelaskan neraka dari perspektif Muslim perlu menggunakan referensi dari Al-Quran, sekalipun tidak memercayainya. Bukankah itu tepat? Bila ada yang keliru dari penjelasan dalam artikel, maka silakan Anda menyampaikan hal tersebut di forum ini sehingga bisa didiskusikan. Pertanyaan yang belum dijawab adalah apakah Anda pernah membaca Injil untuk mengetahui siapa Isa Al-Masih sesungguhnya? Bukankah Anda ingin terhindar dari neraka? Bagaimana cara Allah SWT menolong Anda lepas dari neraka? Mohon pencerahan.
~
Staff TN

Muslim Apologist
7 hari yang lalu
Reply to  tn-komentar1

~
Saya balas dua kali. Balasan yang kedua sudah menjawab semua pertanyaan baik tentang Injil maupun tentang keselamatan dari neraka. Mungkin belum disetujui. Komen saya jangan diedit. Kalau mau membuat konten pakai kitab sendiri jangan comot kitab kami. Yesus itu bukan Tuhan dan bukan penyelamat dari neraka. Beliau adalah nabi. Injil yang dipakai itu hasil edit, bukan Injil asli yang dipegang Yesus, versinya banyak pula.

Editor
tn-komentar1
3 hari yang lalu

~
Muslim,

Anda tidak menjawab apapun dari pertanyaan yang diajukan. Sebaliknya, alih-alih menjawab, Anda hanya mampu menghindarinya. Bukankah ini amat disayangkan? Bukankah ini kesempatan bagi Anda untuk menjelaskan dan membuktikan bahwa Allah SWT adalah mahakuasa sehingga mampu menyelamatkan Muslim dari pintu neraka. Faktanya, Anda pun tidak mampu membuktikan kemahakuasaan Allah SWT untuk menyelamatkan Muslim dari neraka. Itu sebabnya, pertanyaan sebelumnya diulang.

Pertanyaan yang belum dijawab adalah apakah Anda pernah membaca Injil untuk mengetahui siapa Isa Al-Masih sesungguhnya? Bukankah Anda ingin terhindar dari neraka? Bagaimana cara Allah SWT menolong Anda lepas dari neraka? Bila pertanyaan di atas tidak dijawab juga, maka saya mohon maaf terpaksa menghapus komentar Anda berikutnya. Mohon pencerahan.
~
Staff TN