Al-Fatihah Dan Kunci Menghilangkan Ketakutan Hari Pembalasan

muslim sholat al-fatihahTidak ada tulisan lain yang dicintai Muslim selain Al-Fatihah. Muslim yang taat beragama mengucapkannya 17 kali sehari!

Namun, ketakutan Hari Pembalasan dan neraka menghantui setiap Mukmin. Apakah Al-Fatihah memuat kunci untuk melepaskan kita dari ketakutan ancaman neraka?

Allah adalah Rabbi L-‘ālamīn – “Tuhan Semesta Alam” (Qs 1:2)

milyar binatangAlam semesta, ciptaan Allah, memuat dua triliun (2.000.000.000.000) galaksi. Dalam setiap galaksi ada 100 milyar bintang. Allah menciptakan semuanya dari nihil dengan berfirman saja. Dengan hikmat, Allah menciptakan bumi agar dapat memelihara mahkluk yang hidup. Akhirnya Ia menciptakan manusia fana yang berpikir, beremosi dan berkehendak.

Semua kebesaran-Nya termuat dalam gelar, “Tuhan Semesta Alam.” Kita akan takut kematian apalagi neraka, tatkala kita merenungkan kebesaran Rabbi L-‘ālamīn, bukan?

Allah “Yang Menguasai Hari Pembalasan” – Maliki yawmi d-din (Qs 1:4)

Gelar Maliki yawmi d-din juga menimbulkan rasa takut dalam hati! Karena Allah Maha-Tahu, tidak satu pikiranpun yang tersembunyi dari Dia. Ia tahu semua rahasia kita. Rahasia yang akan menjadikan kita sangat malu saat orang lain mengetahuinya.

Sebagai Maliki yawmi d-din Allah menentukan siapa ke sorga, siapa ke neraka. Jika Anda takut pada Allah sebagai Maliki yawmi d-din, email kami.

Perlunya Mengetahui “Jalan yang Lurus” – S-Sirat Al-mustaqim (Qs 1:6)  

Karena Allah adalah Rabbi L-‘ālamīn dan Maliki yawmi d-din semua terdorong mencari s-Sirat Al-mustaqim. Banyak pakar Islam mengemukakan ide bahwa “jalan yang lurus” adalah Syariat Allah. Apakah ini betul? Menurut Hadits, juga Al-Quran, semua orang Islam, termasuk mereka yang menjalankan Syariat Allah, akan ke neraka.jalan lurus

“Tidak ada amalan . . . yang bisa . . . menyelamatkannya dari neraka . . .” (HR. Muslim No. 2817). Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu . . .(Qs 19:71).

Adakah Pengertian Lain Untuk s-Sirat Al-mustaqim? (Qs 1:6)

Al-Quran memuji Nabi Isa sebagai, “Terkemuka di dunia dan di akhirat (Qs 3:45).  Mengapa Isa “Terkemuka”? Apakah karena Dialah s-Sirat Al-mustaqim?!

Dalam Kitab “Kabar Baik” Isa berkata, “Aku inilah jalan . . .” (Kitab Allah, Yoh. 14:6-TL).

Maka, permohonan yang Anda naikkan setiap Sholat, “Ihdinā s-Sirat Al-mustaqim(Tunjukilah kami jalan yang lurus”) terkabul dalam diri Isa Al-Masih sendiri. Dialah s-Sirat Al-mustaqim yang Anda cari. (Jika Anda mengucapkan surah Al-Fatihah ayat 6 dengan tulus setiap hari, emailah kami.)

Isa Al-Masih, s-Sirat Al-Mustaqim, Melepaskan Kita dari Ketakutan Hari Pembalasan

isa al-masihJanji mulia dari Isa Al-Masih, “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka. Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya. . . .” (Kitab Allah, Yahya 10:28).

Jadi Sang Penyelamat, sebagai s-sirat al-mustaqim menjamin Anda tidak akan binasa dan sebaliknya akan menerima hidup kekal di sorga. Inilah “kunci” Al-Fatihah yang menghilangkan ketakutan Hari Pembalasan dan neraka!

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf Takut Neraka berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa Al-Fatihah tidak memuat janji spesifik mengenai cara menghilangkan ketakutan akan neraka?
  2. Mengapa orang yang mengucapkan Al-Fatihah 17 kali sehari masih takut neraka?
  3. Mengapa Isa Al-Masih sebagai s-sirat al-mustaqim dapat menjamin keselamatan kekal walau Syariat Allah tidak dapat menjamin keselamatan kekal?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas atau ketakutan akan neraka maaf bila terpaksa kami hapus.

(Ditulis Oleh: Jason)

52
Meninggalkan Komentar

1000
26 Comment threads
26 Thread replies
2 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
25 Comment authors
  Subscribe  
Beritahulah
Aep

~
Sebenar-benar pendapat yang kami sampaikan. Anda tetap akan menganggap pendapat kami sebagai pembenaran. Dan sesalah-salah pendapat Anda pada penilaian kami, Anda akan menganggap pembenaran Anda sebagai kebenaran. Walaa talbisulhaqqa bil bathil (Jangan campurkan (pemikiran) hak dengan (pemikiran) kebathilan. Lakum dienikum wa liyadien (Bagimu agamamu bagiku agamaku).

Jadi jika Anda mau berpendapat apapun tentang ajaran Anda silahkan nggak ada yang melarang. Di mata kami, pendapat Anda adalah sebuah kekeliruan besar. Namun bagi Anda sendiri, Anda akan bersikukuh pendapat Anda tersebut sebagai kebenaran. Please! Doa kami, “Semoga dengan memahami makna Al-Fatihah secara benar, Allah mendatangkan petunjuk kebenaran bagi Anda. Kami dengan senang hati menyambut kehadiran Anda untuk membaca dua kalimah syahadat”. Salam!

tn-komentar1

~
Sebuah pembenaran terjadi bila pernyataan yang disampaikan tidak memiliki dasar yang jelas. Itu disebut asumsi. Karena itu, saya berharap Anda dapat mengemukakan bagaimana Muslim yang memanjatkan Al Fatihah dapat memiliki kepastian masuk sorga. Sebab telah berlalu 14 abad di mana Muslim memanjatkan Al Fatihah. Tetapi hingga saat ini Muslim tidak menemukan jalan tersebut. Bagaimana menurut Anda?
~
Staff TN