Manfaat Sholat Taubat Tiap Hari Dan Jaminan Surga

siluet wanita sholat

siluet wanita sholat

Apakah Anda sadar akan segala dosa yang telah Anda lakukan selama ini? Dan ingin beroleh pengampunan atas semua dosa-dosa Anda? Mungkin Anda sholat taubat setiap hari karena takut masuk neraka dan rindu Allah mengampuni dosa-dosa Anda.

Apakah manfaat sholat taubat tiap hari dapat membersihkan dosa dan menjamin masuk surga? Atau, adakah cara lain yang lebih pasti?

Sholat Taubat Untuk Pengampunan Dosa

Sholat taubat dilakukan untuk memohon pengampunan Allah SWT atas segala dosa umat Muslim. Syaratnya yaitu:

  • Dilakukan dengan ikhlapria sholats dan sungguh-sungguh
  • Adanya penyesalan atas segala dosa yang pernah diperbuat.
  • Bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan untuk selama-lamanya, baik dalam hati maupun perbuatan.
  • Hendaknya taubat dilakukan sebelum meninggal.

Al-Quran menuliskan, “Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan ‘Taubat Nasuha’ (taubat yang sebenarnya), mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu dan memasukkan kamu ke dalam Surga . . .” (Qs 66:8).

Manfaat Sholat Taubat Tiap Hari

Apakah Muslim yang bersholat taubat setiap hari pasti bebas dari hukuman dosa?

api dan kegelapanBukankah Islam mengajarkan bahwa para Mukmin juga harus melewati jembatan sirat/neraka yang sangat panjang, gelap, dan sangat mengerikan? Mereka malah bisa jatuh ke dalam neraka itu.

Bukankah Allah SWT akan menimbang amal baik dan dosa-dosa mereka, lalu menghisab/menghukum dosa-dosa mereka di neraka? Setelah selesai, Allah SWT akan mengeluarkan mereka dari neraka itu.

Namun, ayat Al-Quran lainnya menyatakan bahwa siksa neraka itu kekal.Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di dalam azab neraka Jahannam” (Qs 43:74).

Jika masih menderita itu semua, maka manfaat sholat taubat setiap hari tidaklah menjamin masuk surga, bukan? Jelaskan pendapatmu di sini.

Inikah Penjamin Masuk Surga?

Lalu bagaimanakah supaya manusia berdosa terjamin pengampunan dosa dan hidup kekalnya di surga?

Kitab Allah bersaksi bahwa ada Pribadi yang rela menggantikan hukuman dosa kita. “. . . Kristus [Isa Al-Masih] hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan . . . menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, Surat Ibraini 9:27-28).

Isa Al-Masih yang penuh kasih telah rela membayar lunas hukuman dosa manusia melalui penyaliban-Nya. Melalui penyaliban-Nya itu, Isa Al-Masih menjamin pengampunan dosa dan hidup kekal setiap orang yang beriman kepada-Nya.

Karena itu, kita semua, termasuk umat Islam dan Nasrani, harus bertobat dengan percaya kepada Isa Al-Masih. Maka Dia akan mengampuni segala dosamu dan menjamin keselamatanmu di surga-Nya yang abadi.

Jadi bukan sholat taubat yang menjamin masuk surga, tetapi beriman kepada Isa Al-Masih yang telah membayar lunas hutang dosa melalui penyaliban-Nya. Jika punya pertanyaan, emailkan di sini.

 

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf Takut Neraka berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah sebabnya manusia membutuhkan pengampunan Allah?
  2. Menurut artkel di atas, mengapa sholat taubat tidak menjamin masuk surga?
  3. Mengapa hanya iman kepada Isa Al-Masih yang menjamin masuk surga? Jelaskan alasannya!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas atau ketakutan akan neraka maaf bila terpaksa kami hapus.

Ditulis oleh: Sulaiman

Al-Fatihah Dan Kunci Menghilangkan Ketakutan Hari Pembalasan

muslim sholat al-fatihah

muslim sholat al-fatihahTidak ada tulisan lain yang dicintai Muslim selain Al-Fatihah. Muslim yang taat beragama mengucapkannya 17 kali sehari!

Namun, ketakutan Hari Pembalasan dan neraka menghantui setiap Mukmin. Apakah Al-Fatihah memuat kunci untuk melepaskan kita dari ketakutan ancaman neraka?

Allah adalah Rabbi L-‘ālamīn – “Tuhan Semesta Alam” (Qs 1:2)

milyar binatangAlam semesta, ciptaan Allah, memuat dua triliun (2.000.000.000.000) galaksi. Dalam setiap galaksi ada 100 milyar bintang. Allah menciptakan semuanya dari nihil dengan berfirman saja. Dengan hikmat, Allah menciptakan bumi agar dapat memelihara mahkluk yang hidup. Akhirnya Ia menciptakan manusia fana yang berpikir, beremosi dan berkehendak.

Semua kebesaran-Nya termuat dalam gelar, “Tuhan Semesta Alam.” Kita akan takut kematian apalagi neraka, tatkala kita merenungkan kebesaran Rabbi L-‘ālamīn, bukan?

Allah “Yang Menguasai Hari Pembalasan” – Maliki yawmi d-din (Qs 1:4)

Gelar Maliki yawmi d-din juga menimbulkan rasa takut dalam hati! Karena Allah Maha-Tahu, tidak satu pikiranpun yang tersembunyi dari Dia. Ia tahu semua rahasia kita. Rahasia yang akan menjadikan kita sangat malu saat orang lain mengetahuinya.

Sebagai Maliki yawmi d-din Allah menentukan siapa ke sorga, siapa ke neraka. Jika Anda takut pada Allah sebagai Maliki yawmi d-din, email kami.

Perlunya Mengetahui “Jalan yang Lurus” – S-Sirat Al-mustaqim (Qs 1:6)  

Karena Allah adalah Rabbi L-‘ālamīn dan Maliki yawmi d-din semua terdorong mencari s-Sirat Al-mustaqim. Banyak pakar Islam mengemukakan ide bahwa “jalan yang lurus” adalah Syariat Allah. Apakah ini betul? Menurut Hadits, juga Al-Quran, semua orang Islam, termasuk mereka yang menjalankan Syariat Allah, akan ke neraka.jalan lurus

“Tidak ada amalan . . . yang bisa . . . menyelamatkannya dari neraka . . .” (HR. Muslim No. 2817). Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu . . .(Qs 19:71).

Adakah Pengertian Lain Untuk s-Sirat Al-mustaqim? (Qs 1:6)

Al-Quran memuji Nabi Isa sebagai, “Terkemuka di dunia dan di akhirat (Qs 3:45).  Mengapa Isa “Terkemuka”? Apakah karena Dialah s-Sirat Al-mustaqim?!

Dalam Kitab “Kabar Baik” Isa berkata, “Aku inilah jalan . . .” (Kitab Allah, Yoh. 14:6-TL).

Maka, permohonan yang Anda naikkan setiap Sholat, “Ihdinā s-Sirat Al-mustaqim(Tunjukilah kami jalan yang lurus”) terkabul dalam diri Isa Al-Masih sendiri. Dialah s-Sirat Al-mustaqim yang Anda cari. (Jika Anda mengucapkan surah Al-Fatihah ayat 6 dengan tulus setiap hari, emailah kami.)

Isa Al-Masih, s-Sirat Al-Mustaqim, Melepaskan Kita dari Ketakutan Hari Pembalasan

isa al-masihJanji mulia dari Isa Al-Masih, “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka. Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya. . . .” (Kitab Allah, Yahya 10:28).

Jadi Sang Penyelamat, sebagai s-sirat al-mustaqim menjamin Anda tidak akan binasa dan sebaliknya akan menerima hidup kekal di sorga. Inilah “kunci” Al-Fatihah yang menghilangkan ketakutan Hari Pembalasan dan neraka!

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf Takut Neraka berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa Al-Fatihah tidak memuat janji spesifik mengenai cara menghilangkan ketakutan akan neraka?
  2. Mengapa orang yang mengucapkan Al-Fatihah 17 kali sehari masih takut neraka?
  3. Mengapa Isa Al-Masih sebagai s-sirat al-mustaqim dapat menjamin keselamatan kekal walau Syariat Allah tidak dapat menjamin keselamatan kekal?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas atau ketakutan akan neraka maaf bila terpaksa kami hapus.

(Ditulis Oleh: Jason)

Dua Malaikat Pencatat – Raqib Dan ‘Atid Dan Ketakutan Neraka

raqib dan 'atid

raqib dan ‘atid

Menurut agama Islam, cara kita hidup menentukan nasib sesudah mati. Agama juga mengajarkan bahwa Allah memperhatikan cara hidup kita.

Jadi, para penganut Islam sangat prihatin mengenai cara hidup mereka sehari-hari. Bahkan sebagian selalu takut mereka salah bertindak. Karena jika salah bertindak, mungkin akan mendapat penderitaan di neraka. Bagaimana menghilangkan ketakutan ini?

Tugas Dua “Pencatat yang Mulia”

Menurut ajaran agama Islam, dua malaikat yaitu Raqib dan ‘Atid (Kiraman-Katiban), menyertai setiap orang serta menulis amal dan keburukannya. 

mencatat amalan baik dan buruk

Raqib menulis segala amal kebaikan, ‘Atid semua amal keburukan.

Kepercayaan ini berdasarkan Surah Qaaf 50:17, “Yaitu ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.”

Jadi Anda pasti selalu menghormati ‘Atid dan Raqib pada akhir sholat, bukan?

Dua Pencatat ini Menyebabkan Ketakutan dalam Hati

ketakutan dalam hati

Kita akan gelisah jika tahu seseorang memperhatikan dan menilai setiap tingkah laku kita, bukan?

Bila Anda sensitif, akan lebih menakutkan jika Anda tahu malaikat mengikuti Anda dan terus-menerus mencatat semua kesalahan serta menilai semua amal. Anda pasti akan gelisah dan merasa tidak nyaman.

Ajaran agama Islam menekankan bahwa Raqib dan ‘Atid , menilai dan mencatat setiap pikiran, perasaan dan tindakan kita. Damaikah atau gelisahkah Anda? (Email kami tentang sikap Anda akan “Dua Pencatat” ini.)

Asal Usul Konsep Raqib dan ‘Atid

Memang ada ayat Al-Quran menyebut “Dua Pencatat Mulia ini.” Juga agama Yahudi kuno mengajarkan adanya dua malaikat macam ini. Menurut kepercayaannya, dua malaikat ini mengikuti setiap orang untuk mencatat semua tindakannya.

Kita yakin Allah Maha-tahu. Maka, Ia tidak memerlukan pertolongan malaikat untuk melaporkan setiap hal mengenai manusia. Oleh karena itu, ada orang yang merasa Dua Pencatat Mulia ini tidak eksis.

Kita Perlu Takut Akan Buku-buku Hari Penghakiman

Menurut akidah kita, Isa Al-Masih menjadi Hakim pada “Hari Penghakiman.” Hari itu Isa akan membuka dua buku. Satu adalah “Buku Perbuatan Manusia.” Yang lain adalah “Buku Hayat Anak Domba.”

buku hadayat anak domba

Bila nama Anda terdapat dalam “Buku Hayat Anak Domba,” Anda mendapat hidup kekal. Anda tidak akan mengalami penghakiman. Jika nama Anda tidak terdapat dalam “Buku Hayat Anak Domba,” Anda akan masuk ke dalam “Lautan Api” (Kitab Allah, Wahyu 3:5; 20:5, 15, 21:27).

Maka catatan ‘Raqib dan ‘Atid  tidak menentukan nasib kekal Anda. Jika Anda menerima pengampunan dosa dan percaya pada Isa Al-Masih, Kalimat Allah, nama Anda langsung tertulis dalam “Buku Hayat Anak Domba.” Akibatnya, Anda akan mendiami sorga selama-lamanya!

Silakan mengemail kami jika Anda ingin tahu bagaimana cara nama Anda dapat dimasukkan ke dalam “Buku Hayat Anak Domba” ini!

[Staf Takut Neraka – Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Takut Neraka.]

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf Takut Neraka berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa pendiri agama Islam membentuk kepercayaan akan Raqib dan ‘Atid kalau Allah Maha-tahu? Jelaskanlah jawaban Anda.
  2. Bagaimana cara menghindari neraka dan menjamin supaya nama Anda tertulis dalam “Buku Hayat Anak Domba”?
  3. Mengapa agama selalu menyebabkan ketakutan dan tidak damai dalam hati kita? Mengapa orang beragama pada umumnya gelisah dan takut tentang nasib sesudah mati? 

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas atau ketakutan akan neraka maaf bila terpaksa kami hapus.

Ditulis oleh: Jason Gilead