Azab Kubur – Dapatkah Anda Meninggal Dengan Damai?

kuburan

kuburanMungkin “api neraka” dan “nasib kekal jiwa” sering menjadi pertimbangan Anda. Azab kubur juga tentu menjadi pusat perhatian Anda, bukan? Siapa rela menderita ribuan tahun dalam kubur sambil menantikan Hari Kiamat!?

Artikel ini mendiskusikan cara menghindari azab kubur. Email kami bila Anda merasa gelisah menghadapi azab kubur.

Tiga Macam Azab Kubur Menurut Hadits

Menurut Hadits Bukhari, Rasul Islam menyebutkan berbagai macam siksaan kubur sbb:

godam(1)       “Orang-orang yang suka berbohong, menyebarkan cerita dusta akan disobek rahangnya secara terus-menerus sampai hari kiamat.”

(2)       “Orang-orang yang belajar Al-Quran namun pada malam harinya hanya tidur dan siang harinya tidak mau mengamalkannya akan dihantam kepalanya sampai pecah secara berulang-ulang hingga datang hari kiamat.”

(3)       “Para pezina akan direbus dalam tungku mendidih tanpa henti sampai hari kiamat.

Apakah Anda punya teman yang takut siksa kubur? Bagaimana Anda menghiburnya yang mungkin mengalami depresi akibat membaca tiga hadits di atas? Karena kengerian siksa-siksa seperti itu, pasti semua Mukmin ingin menghindari siksa kubur, bukan?

Siksa Kubur Menurut Ajaran Injil

Seorang penjahat ketika tersalib di sebelah Isa Al-Masih, meminta, “Yesus [Isa], ingatlah akan saya bila Engkau memasuki Kerajaan-Mu.” Isa menjawab, “Hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus [surga].”

Maksud-Nya, sesaat sesudah meninggal, jiwa pengikut Isa Al-Masih berada dengan-Nya di surga (Injil, Lukas 23:42-43).

Rasul Besar Paulus dengan ilham Roh Allah menulis, “Kami . . . rela mati, sebab kami akan berada bersama-sama dengan Tuhan” (Injil, Surat II Korintus 5:8). Pengikut Isa Al-Masih, sesaat sesudah meninggal ada bersama dengan Tuhan di surga. Tidak mengalami kesengsaraan kubur.

Pengikut Isa Al-Masih jelas ingin hidup lama di dunia, tetapi juga rela meninggal. Ketika meninggal, dapat langsung bersama Tuhan di surga selama-lamanya. Ini memang jauh lebih baik (Injil, Surat Filipi 1:20-24).  Jadi, menurut Injil, bagi pengikut Isa Al-Masih, tidak ada azab kubur!

Bagaimana Para Mukmin Menghindari Siksa Kubur?

pintu-terbuka-terangMenurut akidah Islam ada dua jalan. Yang pertama ialah menambah amal. Namun, para Mukmin sadar bahwa bagaimanapun jumlah amal, tetap ragu-ragu akan terhindar penderitaan kubur. Jadi, semua harus juga berharap pada rahmat Allah. Namun bagi para Mukmin rahmat Allah masih belum menjamin kepastian. Dalam hati selalu ada “mudah-mudahan” Allah melepaskan dari penderitaan kubur.

Karena ayat seperti berikut para Mukmin sulit menghadapi kubur dengan rasa damai: “Dan tidak ada seorang pun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan” (Qs 19:71).

Bila pasti masuk neraka, sudah pasti pula tidak terhindar dari siksa kubur. Bagikan lewat email mengenai sikap Anda akan azab kubur.

Jalan Menghindari Azab Kubur Menurut Nabi Isa

“Datanglah kepada-Ku, hai kamu yang berlelah, letih lesu dan menanggung serta merasakan beban berat. Aku akan memberi kalian kelegaan (ketenangan, damai) dan kelepasan” (Injil, Rasul Matius 11:28).

Inilah satu doa untuk yang takut azab kubur: “Tuhan, saya takut siksa kubur. Janji Injil ialah Engkau, Isa, dapat melepaskan saya dari beban ketakutan ini dan memberi saya damai. Tuhan, karena pelepasan yang Engkau beri bagi saya di kayu salib, saya menerima Dikau sebagai Juruselamat pribadi saya dan meminta pelepasan dari takut siksa kubur. Saya berterima-kasih Isa, karena akibat doa tulus ini yang penuh iman kepada-Mu, saya akan langsung masuk surga saat meninggal! Amin.”

[Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Takut Neraka.]

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf Takut Neraka berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah bedanya akidah Injil dan akidah agama Islam akan siksa kubur? Akidah mana memberi hati yang damai?
  2. Mengapa ajaran Injil begitu tegas bahwa tidak ada azab kubur?
  3. Apakah mungkin Allah ingin menghilangkan ketakutan akan azab kubur dari hati kita? Mengapa demikian?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas atau ketakutan akan neraka maaf bila terpaksa kami hapus.

Ditulis oleh: Jason

Hindarilah Hawiyah, Pintu Utama Tujuh Pintu Neraka!

pintu untuk ruang yang terang

pintu untuk ruang yang terangHawiyah, Jahim, Sagor, Ladho, Huthomah, Sa’ir, Jahannam – tujuh pintu neraka.  Pintu pertama, Hawiya! Mengapa pintu ini ada? Menurut para Mukmin, siapakah yang melewati dan masuk ke tingkat neraka ini? Bagaimana menghindarinya?

Pintu Hawiyah, Tingkat Neraka Hawiyah

Hanya satu ayat Al-Quran menyinggung Neraka Hawiyah:

“Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)-nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas” (Qs 101:8-11).

api di tempat gelapDari ayat ini para Mukmin yakin apinya sangat panas. Orang yang kurang kebaikan akan masuk neraka lewat pintu Hawiyah.

Internet memberi penjelasan tambahan: Mukmin yang munafik, yaitu yang perbuatan sehari-harinya tidak sesuai dengan syariat Islam akan lewat pintu Hawiyah. Antara lain wanita yang tidak pakai jilbab dan pria yang memakai sutra dan mas.

Penulis lain mengatakan Neraka Hawiyah paling bawah (dasar), paling dahsyat siksaannya dan paling ngeri. Tidak ada tingkat neraka yang lebih panas.

Mengapa Mukmin Takut Neraka Hawiyah?

Mungkin Anda bertanya, “Siapa yang tidak mungkin takut?” Betul! Tapi para Mukmin tentulah lebih takut dibandingkan orang lain. Mengapa? Karena bukunya menekankan bahwa semua Mukmin akan masuk Neraka.

Dan tidak ada seorang pun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan” (Qs 19:71).

Email kami tentang pengertian Anda akan Qs 19:71.

Ada tujuh pintu neraka, jadi tujuh tingkat neraka. Semuanya ngeri sekali. Setiap Mukmin perlu bertanya, “Pintu mana yang akan saya lewati? Tingkat Neraka mana menjadi tujuan saya?”

Adakah Pintu yang Menuju dari Jurusan Neraka?

Anda pasti percaya akan Nabi Isa, bukan?  Semua Mukmin mengaku Isa adalah nabi Islam. Ada satu ucapan-Nya yang penuh penghiburan!  Dalam Injil (Rasul Besar Yohanes 10:9) tertulis ucapan-Nya:

“Aku inilah Pintu. Siapa masuk melalui Aku akan selamat”

isa al-masih di luarAneh bukan, bahwa Isa memakai metafora “pintu” untuk diri-Nya sendiri? Ia berbuat demikian karena setiap insan selama hidup harus memilih “pintu” yang menentukan nasib kekalnya. Email kami bila metafora “pintu” membingungkan Anda.

Kitab Allah tidak mengajarkan ada tujuh pintu neraka, tetapi berulang-kali menekankan ada satu Pintu ke surga.

Anda! Mari, Pilihlah “Pintu” yang Menuju ke Surga!

Saya tahu Anda yakin bahwa pada hari penghukuman Anda harus melewati salah satu dari tujuh pintu neraka. Mungkin Anda akan berdiri di depan pintu Hawiyah. Tetapi sekarang kami memperlihatkan Pintu lain, yaitu yang menuju ke surga–Isa Al-Masih sendiri.

Anda sudah percaya Isa seorang nabi! Tetapi ini saatnya Anda memerlukan Juruselamat, bukan? Demikian hindarilah tujuh pintu Neraka, terutama pintu Hawiyah. Terimalah Isa sebagai Pintu Keselamatan Anda! Menjadi pengikut-Nya! Anda tidak pernah akan berdiri di depan salah satu dari tujuh pintu neraka!

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf Takut Neraka berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Menurut Anda, mengapa agama Islam mengemukakan tujuh pintu neraka?
  2. Bagaimana perasaan Anda bila menghadapi kepastian akan masuk neraka sesuai dengan Qs 19:71 sesudah meninggal?
  3. Mengapa orang-orang yang pasti ke neraka segan menerima Isa Al-Masih sebagai Pintu ke surga?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas atau ketakutan akan neraka maaf bila terpaksa kami hapus.

Ditulis oleh: Jason

Manfaat Sholat Taubat Tiap Hari Dan Jaminan Surga

siluet wanita sholat

siluet wanita sholat

Apakah Anda sadar akan segala dosa yang telah Anda lakukan selama ini? Dan ingin beroleh pengampunan atas semua dosa-dosa Anda? Mungkin Anda sholat taubat setiap hari karena takut masuk neraka dan rindu Allah mengampuni dosa-dosa Anda.

Apakah manfaat sholat taubat tiap hari dapat membersihkan dosa dan menjamin masuk surga? Atau, adakah cara lain yang lebih pasti?

Sholat Taubat Untuk Pengampunan Dosa

Sholat taubat dilakukan untuk memohon pengampunan Allah SWT atas segala dosa umat Muslim. Syaratnya yaitu:

  • Dilakukan dengan ikhlapria sholats dan sungguh-sungguh
  • Adanya penyesalan atas segala dosa yang pernah diperbuat.
  • Bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan untuk selama-lamanya, baik dalam hati maupun perbuatan.
  • Hendaknya taubat dilakukan sebelum meninggal.

Al-Quran menuliskan, “Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan ‘Taubat Nasuha’ (taubat yang sebenarnya), mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu dan memasukkan kamu ke dalam Surga . . .” (Qs 66:8).

Manfaat Sholat Taubat Tiap Hari

Apakah Muslim yang bersholat taubat setiap hari pasti bebas dari hukuman dosa?

api dan kegelapanBukankah Islam mengajarkan bahwa para Mukmin juga harus melewati jembatan sirat/neraka yang sangat panjang, gelap, dan sangat mengerikan? Mereka malah bisa jatuh ke dalam neraka itu.

Bukankah Allah SWT akan menimbang amal baik dan dosa-dosa mereka, lalu menghisab/menghukum dosa-dosa mereka di neraka? Setelah selesai, Allah SWT akan mengeluarkan mereka dari neraka itu.

Namun, ayat Al-Quran lainnya menyatakan bahwa siksa neraka itu kekal.Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di dalam azab neraka Jahannam” (Qs 43:74).

Jika masih menderita itu semua, maka manfaat sholat taubat setiap hari tidaklah menjamin masuk surga, bukan? Jelaskan pendapatmu di sini.

Inikah Penjamin Masuk Surga?

Lalu bagaimanakah supaya manusia berdosa terjamin pengampunan dosa dan hidup kekalnya di surga?

Kitab Allah bersaksi bahwa ada Pribadi yang rela menggantikan hukuman dosa kita. “. . . Kristus [Isa Al-Masih] hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan . . . menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, Surat Ibraini 9:27-28).

Isa Al-Masih yang penuh kasih telah rela membayar lunas hukuman dosa manusia melalui penyaliban-Nya. Melalui penyaliban-Nya itu, Isa Al-Masih menjamin pengampunan dosa dan hidup kekal setiap orang yang beriman kepada-Nya.

Karena itu, kita semua, termasuk umat Islam dan Nasrani, harus bertobat dengan percaya kepada Isa Al-Masih. Maka Dia akan mengampuni segala dosamu dan menjamin keselamatanmu di surga-Nya yang abadi.

Jadi bukan sholat taubat yang menjamin masuk surga, tetapi beriman kepada Isa Al-Masih yang telah membayar lunas hutang dosa melalui penyaliban-Nya. Jika punya pertanyaan, emailkan di sini.

 

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf Takut Neraka berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah sebabnya manusia membutuhkan pengampunan Allah?
  2. Menurut artkel di atas, mengapa sholat taubat tidak menjamin masuk surga?
  3. Mengapa hanya iman kepada Isa Al-Masih yang menjamin masuk surga? Jelaskan alasannya!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas atau ketakutan akan neraka maaf bila terpaksa kami hapus.

Ditulis oleh: Sulaiman